Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Translate this page

Tips Mudah Membuat NFT dan Cara Menjualnya Agar Cepat Menghasilkan Uang

Cara Tepat Membuat dan Menjual NFT Agar Cepat Menghasilkan Uang /Pixabay.com/Mohammed Hassan
Simak tips berikut ini tentang cara membuat NFT, serta tips dan trik menjualnya agar bernilai yang cepat menghasilkan cuan.

Non-Fungible Token atau yang sering disebut sebagai NFT adalah aset digital yang dianggap sebagai 'anak keturunan' kripto.

Sebenarnya, platform NFT ini sudah lama hadir, yaitu sejak tahun 2014, tetapi baru booming pada tahun 2021 dan sangat viral di Indonesia pada tahun 2022. Hal tersebut karena munculnya pemuda Indonesia yang konon telah mendapatkan uang miliaran rupiah hanya dari menjual foto selfienya.

Perbedaan NFT dengan Kripto

Pada umumnya, NFT merupakan sebuah karya seni digital yang bisa berupa gambar, foto, klip video, klip musik, tulisan digital, dan sebagainya.

NFT berbeda dengan kripto. Karena masing-masing karya NFT itu unik dan berbeda dari yang lainnya, sehingga bisa dengan mudah dipakai sebagai bukti kepemilikan barang.

Bagi pembaca yang sudah paham dan sudah tahu seluk beluk tentang NFT, Anda tentu juga tahu bahwa ada orang-orang yang dapat memperoleh jutaan Dollar dengan menjual NFT. Sehingga, sangat wajar apabila Anda juga tertarik untuk mencoba menjualnya juga.

Tips Membuat NFT dan Proses Menjual NFT

Jika Anda benar-benar tertarik untuk memperoleh cuan tambahan dari menjual NFT namun belum tahu prosedurnya, maka alangkah baiknya untuk menyimak tutorial berikut ini:

1. Pilih Karya unik yang akan Dijual

Jadi Anda perlu menentukan file atau karya yang akan diubah menjadi NFT. File tersebut bisa berupa foto, lukisan, gambar, meme, musik, video, GIF, karya tulis, atau bahkan hanya sebuah tweet dari Twitter.

Masing-masing NFT bernuansa original dan unik dengan satu pemilik. Inilah yang bisa membuat NFT menjadi bernilai dan berharga. Pastikan Anda mempunyai hak intelektual terhadap karya yang Anda pilih tersebut. Jika tidak, Anda bisa saja terkena pelanggaran hak cipta.

2. Pilih Blockchain

Setelah Anda menentukan filenya, saatnya untuk mencetaknya menjadi NFT. Untuk merubah file menjadi sebuah NFT, silahkan pilih blockchain yang ingin Anda gunakan untuk NFT Anda.
Salah satu blockchain cukup populer di antara seniman dan pencipta NFT adalah Ethereum.

3. Siapkan Dompet Digital

Anda juga perlu menyiapkan dompet digital untuk membuat NFT. Karena Anda perlu memiliki beberapa mata uang kripto untuk mendanai investasi awal Anda.

Dompet digital NFT yang populer adalah Metamask, Math Wallet, Trust Wallet, AlphaWallet, dan Coinbase Wallet.

Setelah mempunyai dompet digital, Anda juga perlu membeli mata uang kripto. Sebagian besar dari platform NFT menerima mata uang Ethereum atau ETH.

Kalau Anda sudah mempunyai uang kripto di tempat lain, Anda bisa menghubungkannya ke dompet digitalmu.

4. Tentukan Pasar NFT

Setelah proses di atas dilalui, kemudian Anda juga perlu memilih pasar NFT sebagai pasar karya Anda.

Beberapa platform NFT yang terkenal adalah OpenSea, Mintable, Rarible, Foundation, Axie Marketplace, Larva Labs, NBA Top Shot, dan lain-lain.

Anda juga perlu melakukan riset terlebih dahulu untuk menentukan market NFT mana yang lebih cocok untuk karya NFT Anda. Misalnya, NBA Top Shot adalah pasar yang lebih cocok untuk NFT berbasis permainan bola basket.

Beberapa dari pasar NFT juga memiliki mata uang kripto sendiri. Sebagai contoh, Rarible hanya memakai mata uang kripto Rarible atau RARI.

5. Upload File

Setelah menentukan market dan NFT, Anda perlu menghubungkan dompet digital Anda untuk membayar biaya yang diperlukan untuk mencetak NFT dan melakukan penjualan.

Sekarang, Anda sudah bisa mencetak NFT, dan pasar yang telah Anda pilih telah menyediakan panduan tentang cara mengunggah file ke platformnya. Anda bisa mengubah file Anda menjadi format PNG, GIF, MP3, atau format lainnya.

6. Mengatur Proses Penjualan

Sesuai platform yang Anda pilih, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk memonetisasi NFT Anda, di antaranya adalah:
- Jual pada harga tetap
- Melelangnya dengan waktu terbatas
- Melelangnya tanpa batasan waktu, Anda bisa mengakhiri lelangnya kapanpun Anda mau
- Dalam mengatur proses penjualan, Anda perlu menentukan harga minimum, menetapkan waktu lelang, atau menetapkan royalti untuk terus mendapatkan uang dari NFT Anda jika dijual di pasar sekunder.

Cara Menjual NFT secara Efektif

Berikut ini beberapa tips untuk menjualnya:

1. Promosikan di Media Sosial

Manfaatkan media sosial seperti Facebook, Twitter atau Instagram untuk mempromosikan NFT yang dijual. Bagikan link lewat media sosial tersebut untuk mendapatkan pengunjung dan daya tarik lebih.

Bagikan beberapa gambar lengkap dengan deskripsinya untuk masing-masing gambar. Orang-orang juga bisa retweet postingan Anda, jika Anda membagikannya di Twitter.

2. Gunakan Hashtag

Gunakan hashtag untuk memilih target pasar yang lebih spesifik. Hal ini penting untuk meningkatkan kesempatan Anda agar dilihat orang-orang yang sedang mencari NFT. Anda juga bisa menambahkan hashtag di deskripsi profil anda.

3. Lakukan Kolaborasi

Di dunia NFT, kerja sama selalu lebih baik dibanding kerja sendiri. Maka berkolaborasi dengan orang lain sudah menjadi hal yang biasa.

Sebagai contoh, sebuah karya hasil kolaborasi 100 seniman awalnya belum terjual. Namun setelah berkolaborasi dengan seorang penulis dan seniman yang dikenal sebagai Loopify, karya tersebut terjual tujuh kali lebih mahal dari harga awalnya dan mengumpulkan US$89.

4. Tunjukkan Proses Pembuatan

Sebagian jenis konten yang menarik perhatian adalah cuplikan behind-the-scenes atau cuplikan di balik layar. Promosikan karyamu dengan membagikan proses pembuatan NFT Anda.

Anda bisa menunjukkannya dengan video time-lapse, sebuah teknik pengambilan video yang menampilkan sebuah proses yang panjang dalam waktu yang singkat. Konten seperti ini bisa membuat orang-orang terkagum terhadap seniman.

Demikianlah cara membuat NFT dan tips untuk menjualnya. Tergantung dari platform yang Anda pilih, ada biaya-biaya yang Anda perlu bayar seperti biaya registrasi, biaya komisi penjualan, biaya transaksi untuk transfer uang dari dompet digital pembeli ke dompetmu.

Biaya ini juga fluktuatif karena volatilitas mata uang kripto. Sehingga, Anda juga perlu mempertimbangkan dan mempersiapkan biaya untuk mencetak dan menjual NFT dengan baik.