Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Translate this page

10 Langkah Mudah Agar Kita Menjadi Pendengar Cerita yang Baik

(Gambar: stories/Freepik)
Mendengar mungkin terkesan gampang, tapi ternyata butuh effort juga lho. Mendengarkan dengan baik perlu perhatian penuh dan harus sering dilakukan agar kita terlatih. Jangan sampai orang yang berbicara dengan kita merasa nggak didengarkan sepenuhnya.

Ada beberapa langkah agar kita bisa menjadi pendengar yang baik seperti yang dirangkum oleh profesor psikologi Susan Krauss Whitbourne, seperti yang dilansir Psychology Today.

1. Parafrase

Untuk memastikan kita paham apa yang si lawan bicara ceritakan, coba parafrase apa yang mereka katakan. Konfirmasi apa yang kamu pahami dengan kalimatmu sendiri.

2. Pertanyaan terbuka

Kalau kamu mau menggali lebih lanjut tentang cerita yang dibicarakan, silahkan buat pertanyaan secara terbuka. Pertanyaan ini diawali dengan apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, atau bagaimana. Hindari pertanyaan tertutup, pertanyaan yang jawabannya hanya iya atau tidak.

3. Beri validasi

Kadang saat bercerita, seseorang cenderung mencari validasi dengan berkata, “Iya kan?” atau kalimat-kalimat lain. Pastikan kamu memenuhi validasi tersebut dan tunjukkan bahwa kamu paham dengan ceritanya.

4. Kata-kata simpel

Saat si lawan bicara sedang bercerita, ada baiknya kita memberikan respons singkat yang menunjukkan bahwa kita benar-benar mendengar. Respons tersebut bisa berbentuk “Hmm hmm” atau “Iya” atau “Oke.”

5. Sebut nama

Menyebut nama lawan bicara bakal bikin mereka merasa lebih dihargai. Nggak perlu terlalu sering, cukup di bagian-bagian yang menunjukkan kalian benar-benar mendengar mereka.

6. Ekspresi wajah

Kalau lima poin sebelumnya membahas tentang verbal, sekarang lanjut ke nonverbal. Ekspresi jadi salah satu aspek nonverbal yang harus diperhatikan. Kita perlu menunjukkan bahwa kita berempati, penasaran, atau tertarik dengan cerita yang dibicarakan.

7. Menganggukkan kepala

Di beberapa poin penting, anggukkan kepala saat lawan bicara menyebutkan poin penting dalam ceritanya. Ini menunjukkan kita sungguh-sungguh mendengar. Jangan terlalu sering menganggukkan kepala juga, karena kamu bukan pajangan dashboard mobil.

8. Postur tubuh

Arahkan tubuh kita sedikit ke arah lawan bicara. Jangan malah bersandar menjauhi mereka atau menghadap ke arah lain.

9. Tatapan mata

Jelas kita harus mengarahkan pandangan mata ke lawan bicara, bukan ke arah lain apalagi main HP. Kalau mereka nggak memandang ke arah kita, gak masalah, tapi pastikan kita mengarahkan pandangan ke mereka.

10. Hening

Selama mendengar cerita, sebaiknya jangan buru-buru menanggapi. Jangan menginterupsi cerita dengan nasihat atau pendapat. Kalau cerita sudah selesai dan si lawan bicara meminta pendapat, baru deh kita bisa keluarkan pendapat kita.

Nah, itu dia beberapa langkah biar bisa jadi pendengar yang baik. Sering-sering latihan mendengar biar makin pro aktif menjadi pendengar yang baik.

Sumber: main-main.id