Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Translate this page

Pelajari Alur dan Cara Blast Email Marketing Dengan Mudah


Mengirimkan email blast marketing memang cukup berbeda dengan email pribadi yang umum digunakan. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena cara blast email cukup sederhana dan tidak memerlukan keahlian khusus. Anda dapat mengikuti beberapa langkah berikut untuk memahami alur dan cara blast email marketing dengan mudah.

1. Pilih Aplikasi Email Blast yang Akan Digunakan

Untuk mengirimkan email blast Anda perlu menentukan aplikasi apa yang akan Anda gunakan. Untuk pilihan aplikasi email blast telah dijelaskan pada postingan sebelumnya.

Aplikasi khusus email blast menyediakan fitur yang lengkap. Fitur tersebut tentunya sangat dibutuhkan untuk mengirim email dalam jumlah banyak sekaligus. Dengan menggunakan aplikasi yang tepat, pekerjaan Anda akan menjadi lebih mudah dilakukan.

2. Buat Daftar Email yang Dituju

Setelah menentukan aplikasi yang akan Anda gunakan, selanjutnya buatlah daftar alamat email pelanggan yang akan Anda tuju. Lengkapi juga informasi lain yang diperlukan seperti usia, jenis kelamin, tempat tinggal maupun demografi lainnya. Nantinya daftar ini dapat menjadi database yang tidak hanya berguna untuk email blast tapi juga keperluan pemasaran lainnya.

3. Segmentasi Daftar Email yang Dituju

Cara blast email marketing (sumber: shutterstock)
Setelah daftar email tujuan selesai dibuat, Anda dapat melanjutkan langkah berikutnya yaitu melakukan segmentasi. Anda dapat mengelompokkan email pelanggan berdasarkan jenis kelamin, kecenderungan berbelanja maupun minat mereka. Dengan begitu Anda dapat mempersonalisasi email yang lebih sesuai dengan preferensi mereka, sehingga potensi email dilihat menjadi lebih tinggi.

4. Buat Email Sesuai Target Market

Setelah semua persiapan selesai, Anda bisa mulai membuat email yang akan di-blast kepada para pelanggan. Disini Anda dapat menentukan desain email template seperti apa yang akan digunakan, jenis email yang akan dikirimkan (katalog, informasi atau voucher), serta gaya bahasa yang akan dibawa oleh email tersebut. Langkah ini mungkin akan memakan waktu lebih lama karena Anda perlu memastikan email yang akan dikirimkan benar-benar sesuai dengan citra produk Anda.

5. Analisis Performa Email dan Perbaikan Perbaikan

Setelah email yang Anda buat selesai, Anda dapat segera mengirimkan email tersebut pada daftar kontak yang sudah di segmentasi. Proses pengiriman email mungkin akan berbeda tergantung aplikasi email blast apa yang Anda gunakan.

Setelah email tersebut dikirimkan, Anda dapat melihat laporan kinerja email yang tersedia pada aplikasi email blast. Anda dapat melakukan analisis dan menyusun strategi selanjutnya apa yang harus dilakukan agar email blast marketing dapat mencapai target yang ditentukan.

Sumber: exabytes.co.id