Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Translate this page

Pengertian Proxy Server, Fungsi dan Manfaat Menggunakan Proxy Server

Hampir seluruh manusia pada masa sekarang sangat dekat sekali dengan internet. Keseharian mereka tak luput dan selalu bersinggungan dengan internet, misalnya berkomunikasi melalui media sosial, membeli barang di e-commerce, menonton film di situs Online, atau sekadar mengecek saldo rekening melalui m-banking.

Namun tahukah kalian apa saja yang dibutuhkan agar dapat tersambung ke internet? Pastinya kalian akan menjawab membutuhkan WiFi atau paket data internet, bukan? Hal tersebut tidaklah keliru. Namun, ada faktor penting lainnya yang mempengaruhi koneksi internet. Faktor tersebut adalah Proxy Server. Singkatnya, Proxy Server dibutuhkan, salah satunya agar koneksi internet dapat terjaga stabil dan kuat.

Proxy Server berkaitan erat dengan pembagian bandwidth ke setiap user yang menggunakannya. Apabila kalian ingin tahu lebih dalam mengenai Proxy Server, maka kalian bisa menyimak artikel berikut. Karena akan dijelaskan secara komprehensif terkait apa itu Proxy Server, apa fungsi dari Proxy Server, jenis-jenis Proxy Server, cara kerja Proxy Server, dan manfaat menggunakan Proxy Server. Selamat membaca!

Pengertian Proxy Server

Bagi kalian yang sudah pernah mendengar tentang Proxy Server, mungkin berpikir bahwa Proxy Server hanyalah sebuah tools yang digunakan agar seseorang dapat mengakses konten yang tidak diizinkan di negara mereka. Namun tentu saja Proxy Server tidaklah sesederhana itu. Ia memiliki banyak kegunaan lain yang kompleks dan sangat penting.

Menurut Wikipedia, Proxy Server adalah sebuah program komputer yang bertindak sebagai server dan dapat menjadi komputer lainnya sehingga bisa melakukan request terhadap konten yang ada di internet maupun intranet. 

Sederhananya, Proxy Server dapat menjembatani antara komputer pengguna (user) dengan internet atau intranet. Proxy Server dapat pula menciptakan koneksi tidak langsung antara pengguna dengan jaringan lain. Hal tersebut sangat mungkin dilakukan karena Proxy Server memiliki IP Address tersendiri yang bersifat publik.

Perlu diketahui pula bahwa dalam penggunaannya, Proxy Server membutuhkan sebuah virtual machine. Virtual Machine banyak sekali jenisnya, contohnya Virtual Box, QEMU, ataupun VMWare. Yang paling banyak digunakan saat ini adalah VMWare.

Fungsi dan Manfaat Menggunakan Proxy Server

Setelah membaca mengenai pengertian Proxy Server, selanjutnya pada bagian ini akan dijelaskan terkait fungsi-fungsi dari Proxy Server.

Mengamankan Jaringan

Salah satu fungsi krusial dari Proxy Server adalah mengamankan akses jaringan user yang bersifat privat yang terhubung ke sebuah jaringan publik (contohnya adalah internet). Proxy Server yang digunakan untuk mengamankan sebuah jaringan privat adalah “Firewall”.

Meningkatkan Kecepatan Internet

Proxy Server dapat melakukan fungsi cache (menyimpan salinan dari situs website secara lokal) terhadap website-website populer yang ada di internet. Sebagai contoh, kalian ingin mengakses website www.emaknews.com, maka Proxy Server akan mengecek apakah mempunyai salinan terbaru dari situs tersebut.

Apabila salinan situs ditemukan, maka Proxy Server akan mengirimkan kalian salinan situs website yang disimpan. Artinya, apabila terdapat ratusan orang yang ingin mengakses www.emaknews.com secara bersamaan dari Proxy Server yang sama, maka sesungguhnya Proxy Server hanya mengirimkan satu permintaan ke www.emaknews.com. Hal tersebut dapat meningkatkan kecepatan dan kinerja dari internet.

Menghemat Bandwidth

Sama halnya seperti penjelasan tentang Proxy Server dapat meningkatkan kecepatan internet, dengan fungsi yang sama yaitu melakukan cache, Proxy Server dapat menghemat bandwidth. Karena hanya mengirimkan satu request terhadap situs website yang diakses oleh banyak user dalam waktu yang sama. 

Mengontrol Penggunaan Internet

Contoh penerapan Proxy Server dalam mengontrol penggunaan internet yaitu pada sebuah perusahaan. Perusahaan dapat memantau dan membatasi para karyawannya agar tidak membuka situs website tertentu pada jam kerja.

Ilustrasi akses website terblokir (sumber: iStock Photo)
Perusahaan membuat konfigurasi Proxy Server agar menolak akses ke situs website tertentu dan hanya mengijinkan akses ke situs website yang berkaitan dengan pekerjaan selama office hours berlangsung. 

Menjaga Privasi Pengguna

Proxy Server dapat mengubah IP Address dan informasi pengenal lainnya dari user ketika mengakses sebuah website. Hal ini memungkinkan server tujuan tidak mengetahui siapa sebenarnya yang mengakses website tersebut. 

Selain menggunakan Proxy Server, sebenarnya terdapat satu lagi cara yang ampuh untuk menjaga privasi kalian jika sedang menggunakan internet. Cara tersebut adalah dengan VPS (Virtual Private Server).

VPS dapat berfungsi sebagai server pribadi yang memungkinkan sistem dan jaringan dari server hanya digunakan oleh satu pengguna saja. Apabila kalian tertarik untuk mencoba menggunakan VPS agar menunjang keamanan dalam ber-internet, maka Exabytes menyediakan VPS murah yang dapat kalian pilih sesuai dengan budget yang tersedia.