Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Translate this page

Harapan Para Orang Tua Didik Pada 'Mas Menteri' Nadiem Makarim

Nadiem Makarim, Mantan CEO Gojek ini adalah menteri paling muda di jajaran kabinet Jokowi. Usia Nadiem tahun ini baru menginjak 35 tahun. Dia menjadi menteri yang meminta dipanggil dengan sapaan 'Mas' kepada anak-anak buahnya di Kemendikbud. Sebelumnya ada mantan Mendikbud Anies Baswedan yang meminta dipanggil seperti itu sebelumnya.

Banyak harapan diungkapkan para orang tua. Sebagian menginginkan Nadiem menyelaraskan pengajaran dengan perkembangan teknologi-seperti yang dilakukan saat membangun aplikasi ojek online Gojek. Ada juga yang menginginkan tak ada lagi pungutan-pungutan dari sekolah.

Sebagian lagi berharap Nadiem Makarim Bawa Inovasi Pendidikan dan mampu menyusun kurikulum yang lebih relevan. Misalnya, dengan memperbanyak topik digital. Dia menyebut anak zaman now mulai dari lahir sudah hidup bersama teknologi digital.

Ada juga orang tua yang mendambakan kurikulum yang progresif dan tidak konvensional. Sehingga perkembangan anaknya tak tertinggal dengan anak-anak di negara lain. Selain itu, perlu pengembangan skill untuk para siswa, mulai diberikan sedari dini. Jadi setelah SMA tahu akan ke mana mereka mengembangkan karier.

Sehari setelah serah terima jabatan dengan menteri sebelumnya Muhadjir Effendy, Nadiem Makarim maraton menggelar rapat dan tak melayani pertemuan atau wawancara dengan wartawan.
Lihat juga: PR soal Kurikulum, Guru, dan Birokrasi untuk Nadiem Makarim

Setelah pelantikan di Istana Negara, Nadiem sempat menyampaikan bahwa dirinya tak memiliki program 100 hari kerja. Sebab pada hari-hari itu ia mengaku bakal lebih banyak mendengarkan dari para pendahulu dan berdiskusi dengan para pakar.