Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Translate this page

5 Nutrisi Makanan yang Bisa Cegah Stroke

Hari Stroke Sedunia diperingati pada tanggal 29 Oktober setiap tahunnya. Setiap tahunnya Hari Stroke Sedunia selalu mengusung tema. Hari Stroke Sedunia 2019 diperingati dengan kampanye 'Don't Be The One'. Mencegah serangan stroke bisa melalui asupan makanan dan minuman.

Kalimat tersebut digunakan untuk menyadarkan dunia dalam mencegah serangan stroke. Mencegah penyakit jantung dan serangan stroke dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan pola makan yang sehat.

Ada banyak nutrisi dalam makanan dan minuman yang bisa mencegah stroke. Berikut ini 5 nutrisi dalam makanan yang sangat baik dikonsumsi, seperti dilansir dari Reader's Digest.

1. Asam Folat

Mengonsumsi makanan yang mengandung folat juga bisa mencegah stroke. Menurut penelitian hampir sebanyak 10.000 orang dewasa makan makanan yang kaya akan folat berhasil menurunkan risiko stroke hingga 20%. Melihat jumlah penderita stroke di Amerika Serikat sangat banyak, para peneliti meminta produsen makanan untuk memasukkan kandungan folat ke dalam tepung yang akan digunakan untuk membuat enak makanan.

Terbukti, setelah melakukan hal tersebut Amerika Serikat berhasil mengurangi 10-15% kematian yang diakibatkan oleh stroke. Makanan seperti kacang-kacangan sangat baik dikonsumsi karena bermanfaat untuk kesehatan otak dan jantung yang akan berpengaruh pada pencegahan penyakit stroke.

Kacang-kacangan merupakan sumber vitamin B folat. Jenis kacang yang dapat dikonsumsi untuk mencegah stroke ada mulai dari almond, kenari, kemiri, kacang mete, kacang kedelai, kacang tanah dan lainnya. Selain kacang-kacangan, kandungan folat juga bisa didapatkan dari biji-bijian seperti biji chia, biji rami, dan biji matahari.

2. Antioksidan

Antioksidan merupakan senyawa yang berperan sebagai senjata untuk melawan radikal bebas yang banyak ditemukan di lingkungan sekitar. Dalam mencegah sroke, senyawa antioksidan berperan dengan membantu mengurangi peradangan dan mencegah penumpukan plak di arteri. Selain itu, antioksidan juga dapat meningkatkan aliran darah dengan membantu pembuluh darah melebar. Kandungan antioksidan mudah ditemukan di beberapa jenis buah-buahan dan sayuran.

Mengonsumsi buah delima dapat membantu melindungi kamu dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Selain itu, senyawa tersebut juga bisa didapatkan pada buah apel, tomat dan sayuran hijau.

3. Potasium

Menurut penelitian, mengasup cukup kandungan potasium dapat mencegah stroke. Hal tersebut telah dibuktikan dengan studi yang dilakukan oleh para peneliti yang menunjukkan bahwa orang yang makan sembilan porsi dari makanan yang mengandung potasium bisa menurunkan risiko stroke sebesar 38% dibandingkan dengan orang yang hanya makan empat porsi setiap hari.

Dalam penelitian tersebut para peneliti juga menjelaskan makanan apa saja yang masuk ke dalam 9 porsi dengan kandungan potasium yang tinggi. Yaitu ada mulai dari kentang, plum, kismis, ubi, kerang, kacang panjang, pisang dan masih banyak lagi.

Nutrisi potasium akan berperan menyehatkan jantung yang nantinya akan mencegah penyakit stroke terjadi, terutama pada sroke iskemik. Stroke iskemik adalah penyakit stroke yang disebabkan oleh gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah.

4. Magnesium

Magnesium merupakan mineral yang sangat penting untuk kesehatan tubuh. Dalam penelitian yang sama juga ditemukan bahwa banyak mengasup magnesium akan mencegah penyakit stroke sebesar 30%. Pada penelitian tersebut juga mengatakan bahwa orang Amerika Serikat sebanyak lebih dari 80% tidak memiliki cukup magnesium pada tubuhnya. Hal tersebut bisa dikatakan tingginya angka penderita stroke.

Magnesium berperan dalam menjaga fungsi saraf dan kesehatan jantung. Jika fungsi saraf dalam tubuh dan kesehatan jantung dalam kondisi baik, maka akan mampu mencegah penyakit stroke. Magnesium dapat ditemukan dalam kandungan seperti sayuran hijau jenis bayam dan brokoli yang mengadung banyak magnesium. Dalam setengah mangkuk bayam terdapat 80 mg magnesium.

Untuk buah-buahannya dapat didapatkan dari buah alpukat, sehingga buah alpukat disebut sebagai superfood. 100 gram buah alpukat dapat memberikan 29 mg magnesium yang dapat mencegah stroke.

5. Makanan dan Minuman Rendah Lemak
Makanan dan minuman yang rendah lemak merupakan sumber kalium, magnesium dan kalsium yang baik. Sebuah penelitian mengatakan bahwa susu yang rendah lemak dapat menurunkan tekanan darah yang nantinya bisa mencegah penyakit stroke. Dalam penelitian tersebut menemukan bahwa hipertensi adalah setengah dari prevalensi di kalangan peminum susu dibandingkan mereka yang tidak meminum susu.

Faktanya, penelitian yang dilakukan kepada lebih dari 3.100 pria Jepang di Honolulu Heart Study menemukan bahwa mereka yang minum susu rendah lemak dalam takaran 2 gelas susu dalam sehari terbukti dapat mengurangi risiko stroke.

Memilih susu rendah lemak atau bebas lemak sekaligus memang terbukti mencegah stroke. Itu karena mengurangi asupan lemak jenuh yang tinggi dikaitkan dengan penurunan penyakit jantung. Sehatnya jantung akan berpengaruh pada penurunan risiko stroke.

Sumber:  https://food.detik.com