Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Translate this page

Asupan Nutrisi Pengaruhi Durasi Tidur

Sebuah penelitian menemukan jika sejumlah nutrisi berpengaruh pada durasi tidur Anda. Apakah Anda termasuk sosok yang suka tidur lama atau tidur sebentar, tergantung nutrisi dan diet yang Anda lakukan.

Tidur Pendek
Para ahli menduga, waktu tidur yang pendek karena tubuh tidak mendapatkan asupan air yang cukup. Selain itu tidak mendapatkan beberapa nutrisi di bawah ini.

- Vitamin C 
Ada banyak sumber vitamin C yang bagus, seperti stroberi, jeruk, anggur, lemon, pepaya dan kiwi. Jumlah asupan vitamin C yang cukup akan membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat dan membantu melawan sejumlah penyakit.

- Selenium
Selenium merupakan mineral penting untuk seluruh fungsi tubuh dan imunitas. Selenium banyak ditemukan pada kacang-kacangan dan daging. Bagi mereka yang bukan vegetarian, bisa mengonsumsi selenium dari tuna, sarden, kerang, udang dan ayam.

Tidur Panjang
Berdasarkan penelitian, tidur panjang dan lama berhubungan dengan sedikitnya asupan karbohidrat dan sejumlah nutrisi sebagai berikut ini.

- Theobromine
Nutrisi ini ditemukan pada teh dan cokelat. Faktanya, theobromine terkandung di seluruh produk cokelat. Meski meningkatkan detak jantung, namun nutrisi ini membantu memperlebar pembuluh darah yang membantu menurunkan tekanan darah.

- Asam Decanoic
Sebuah lemak jenuh, yang biasanya ada dalam ASI, produk susu, kacang-kcangan, biji-bijian dan minyaknya. Nutrisi ini baik untuk jantung dan membantu menurunkan kadar kolesterol. Sifatnya yang antibakteri juga membantu mengatasi gastritis.

- Kolin
Banyak ditemukan dalam telur dan daging berlemak. Nutrisi ini berdampak pada struktur membran sel, juga melindungi hati dari timbunan lemak dan melindungi tubuh dari penyakit kardiovaskular.

Sumber: surabaya.tribunnews.com