Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Translate this page

Layanan 'Hosting' Web Terbesar di Dunia Tumbang

Go Daddy, salah satu perusahaan hosting Internet terbesar di dunia, pada hari Senin, 10 september 2012 layanannya dikabarkan bermasalah.

Seorang peretas (hacker) diduga bertanggung jawab membuat layanan situs dan akun e-mail penggunanya mengalami gangguan.

Dikutip dari Reuters, belum diketahui seberapa banyak konsumen yang terpengaruh atas kejadian ini. Sebagai informasi, Go Daddy memiliki jutaan pelanggan dari seluruh dunia yang mempercayakan hosting website-nya ke perusahaan ini.

Situs dari perusahaan yang berbasis di Scottsdale, Arizona, AS, ini tidak dapat diakses pada Senin (10/9/2012) siang waktu setempat. "Hai semua. Kami sadar ada beberapa orang yang mengalami masalah dengan situs kami. Kami sedang mengerjakannya," kata Go Daddy melalui akun Twitter resminya.

Sayangnya, Go Daddy tidak menjelaskan penyebab terjadinya kerusakan layanan mereka. Karyawan perusahaan ini pun tidak bisa dihubungi.

Beberapa saat kemudian, perusahaan yang banyak melayani perusahaan UKM tersebut kembali memberikan pernyataan melalui akun Twitter-nya, "Beberapa layanan telah kembali. Tetaplah bersama kami".

Seorang hacker dengan nama "Anonymous Own3r", melalui akun Twitter pribadinya, mengklaim bertanggung jawab atas kasus ini. Ia menyatakan bekerja seorang diri, tidak sebagai grup.

Go Daddy mendeskripsikan dirinya sebagai perusahaan web hosting terbesar di dunia dan juga top provider nama domain. [KOMPAS.com]